Waktu mama sakit kanker kandungan, aku tahu dia tidak akan tertolong lagi. Suatu hari, sepulang dari sebuah lab. Di kota Blitar, aku naik becak dengan membawa sampel (contoh) darah mamaku. Di tanganku, aku memandang sedikit darah, yang dahulu pernah dikeluarkannya waktu melahirkan aku. Darah mama yang juga mengalir di tu-buhku saat ini.
Pertanyaanku : “TUHAN, apa yang bisa kulakukan untuk menyelamatkan nyawa mamaku? Apakah yang bisa kulakukan? Tolonglah aku, TUHAN!”
JAWAB TUHAN : “Yos, darah mamamu yang kau pegang, kau TIDAK MUNGKIN MEMBALASNYA… apalagi Darah-Ku yang Kutumpahkan bagimu di atas salib…
kau TAK MUNGKIN MEMBALASNYA!
Jika aku mengangkat roti perjamuan suci dan gelas perjamuan suci, adegan ini terbayang jelas di mata batinku. Ya, aku tak mungkin membalas darah mamaku dan Tuhan Yesus yang sudah dialirkan bagiku!
Sebab, jika darah domba jantan dan darah lembu jantan dan percikan abu lembu muda menguduskan mereka yang najis, sehingga mereka disucikan secara lahiriah, betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup. (Ibrani 9:13-14)
Tampilkan postingan dengan label Yesus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yesus. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 17 Juli 2010
Jumat, 16 Juli 2010
Hari Natal
Beberapa kali merayakan hari Natal :
Pertanyaan : “Kak Yos, apa yang paling terkesan pada waktu perayaan hari Natal?”
Jawabanku : “Pasti aku ingat waktu aku kecil, masih SD, hari Natal… berlatih menyanyi, menerima kado dari guru-guru sekolah minggu…
sangat menyenangkan!”
Pertanyaan : “Bagaimana dengan pribadi Tuhan Yesus?”
Jawabanku : “Itulah yang selalu membuatku bersyukur, atas kesediaan-Nya untuk lahir ke Bumi buat aku, buat kita semua! Dan, sering aku membayangkan bagaimana MASA KECIL Tuhan Yesus kita? Apakah dia seperti anak-anak kecil lainnya? Bermain-main, sekolah, belajar, dan tumbuh menjadi remaja… dan aku selalu terharu kalau membayangkan bayi YESUS ditaruh di palungan…”
Pertanyaan : “Merasa kasihan atau iba . . . ?”
Jawabanku : “Mungkin, tapi kebanyakan bersyukur dan berterima kasih apda-Nya! Apalagi ada yang mengatakan bahwa palungan di gambar-gambar itu terlalu bagus. Ada yang pernah melihat bahwa palungan itu terbuat dari BATU! Coba kita bayangkan,
bagaimana kalau kulit bayi kecil itu terkena batu yang keras . . . apakah Dia tidak menangis kesakitan waktu itu?”
Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan
diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Filipi 2:8
Pertanyaan : “Kak Yos, apa yang paling terkesan pada waktu perayaan hari Natal?”
Jawabanku : “Pasti aku ingat waktu aku kecil, masih SD, hari Natal… berlatih menyanyi, menerima kado dari guru-guru sekolah minggu…
sangat menyenangkan!”
Pertanyaan : “Bagaimana dengan pribadi Tuhan Yesus?”
Jawabanku : “Itulah yang selalu membuatku bersyukur, atas kesediaan-Nya untuk lahir ke Bumi buat aku, buat kita semua! Dan, sering aku membayangkan bagaimana MASA KECIL Tuhan Yesus kita? Apakah dia seperti anak-anak kecil lainnya? Bermain-main, sekolah, belajar, dan tumbuh menjadi remaja… dan aku selalu terharu kalau membayangkan bayi YESUS ditaruh di palungan…”
Pertanyaan : “Merasa kasihan atau iba . . . ?”
Jawabanku : “Mungkin, tapi kebanyakan bersyukur dan berterima kasih apda-Nya! Apalagi ada yang mengatakan bahwa palungan di gambar-gambar itu terlalu bagus. Ada yang pernah melihat bahwa palungan itu terbuat dari BATU! Coba kita bayangkan,
bagaimana kalau kulit bayi kecil itu terkena batu yang keras . . . apakah Dia tidak menangis kesakitan waktu itu?”
Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan
diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Filipi 2:8
Siapakah Yesus?
Sewaktu terjadi kegemparan karena terbitnya buku-buku yang mengoncangkan iman kita tentang Tuhan Yesus, seorang pemuda bertanya :
Pertanyaan : “Kak Yos, menurut kak Yos apakah keyakinan kak Yos terhadap Tuhan Yesus berubah dengan adanya banyak buku-buku saat ini?”
Jawabku : “Ya tidak lah… Yesus yang saya kenal tidak berubah. Hanya orang-orang di
sekitar kita yang berubah.”
Pertanyaan : “Jika ternyata terbukti buku-buku itu benar dan Tuhan Yesus yang salah . . . ?”
Jawabanku : “Saya sudah kenal Tuhan Yesus sejak kelas 2 SD, jadi sampai sekarang sekitar 33 TAHUN. Sekarang, ada orang yang mengatakan apapun tentang Tuhan
Yesus, saya tetap mengenal Dia seperti dulu. Tidak berubah. Sama seperti orang tuaku. Aku mengenal mereka sejak kecil. Jika sekarang ada seseorang atau satu keluarga mengaku aku sebagai anak mereka, tentu aku tidak akan menerimanya. Aku tetap anak orang tuaku yang kukenal selama puluhan tahun. Demikian juga dengan Tuhan Yesus yang kukenal sejak kelas 2 SD dulu… tidak berubah, apapun kata orang
tentang Dia!“
"Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. Mazmur 91:14
Pertanyaan : “Kak Yos, menurut kak Yos apakah keyakinan kak Yos terhadap Tuhan Yesus berubah dengan adanya banyak buku-buku saat ini?”
Jawabku : “Ya tidak lah… Yesus yang saya kenal tidak berubah. Hanya orang-orang di
sekitar kita yang berubah.”
Pertanyaan : “Jika ternyata terbukti buku-buku itu benar dan Tuhan Yesus yang salah . . . ?”
Jawabanku : “Saya sudah kenal Tuhan Yesus sejak kelas 2 SD, jadi sampai sekarang sekitar 33 TAHUN. Sekarang, ada orang yang mengatakan apapun tentang Tuhan
Yesus, saya tetap mengenal Dia seperti dulu. Tidak berubah. Sama seperti orang tuaku. Aku mengenal mereka sejak kecil. Jika sekarang ada seseorang atau satu keluarga mengaku aku sebagai anak mereka, tentu aku tidak akan menerimanya. Aku tetap anak orang tuaku yang kukenal selama puluhan tahun. Demikian juga dengan Tuhan Yesus yang kukenal sejak kelas 2 SD dulu… tidak berubah, apapun kata orang
tentang Dia!“
"Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. Mazmur 91:14
Langganan:
Postingan (Atom)