Mengapa Tuhan sering dianggap tidak adil ? Temanku rajin mempersoalkan ini.
Pertanyaan : “Coba lihat, si A itu… belum bisa bekerja sudah mendapat fasilitas yang enak dari pimpinan. Sedang si B itu,
sudah ikut perusahaan ini bertahun-tahun, eh… tidak diberi fasilitas apa-apa. Mana yang katanya TUHAN itu ADIL?”
Jawabanku : “Benar juga kalau dipandang dari sisi si A atau si B tersebut. Apalagi kalau kita lihat di dunia ini : Banyak orang yang sangat kaya, tapi banyak juga yang sa-ngat miskin. Ada keluarga yang mendambakan keturunan bertahun-tahun tidak diberi oleh Tuhan, tapi ada yang hidupnya sangat sembrono, me-ngapa memiliki banyak anak? Tapi coba kita ingat, bahwa ALLAH atau TUHAN memberikan segala sesuatu dengan merata : matahari, hujan, air, oksigen, udara, kesehatan, dan sebagainya. Semua umat manusia, siapapun juga menerima hal yang SAMA. Tapi kalau “yang khusus-khusus” seperti kau sebutkan, itu adalah KEBIJAKSANAAN-NYA yang kadang kita tidak mengerti!”
Pertanyaan : “Pernah kamu merasa TUHAN tidak adil padamu Yos?”
Jawabanku : “Sering! Dulu aku pernah komplain ke pada TUHAN, mengapa aku Cuma diberi “satu mata”. Mata kananku saja yang bisa melihat. Yang sebelah kiri tidak bisa melihat. Jadi aku selama ini Cuma pakai 1 mata saja… Aku protes ke pada TUHAN!”
Pertanyaan : “Lalu, apa jawab TUHAN?”
Jawabanku : “Suatu hari, aku makan di sebuah depot. Di depanku ada seorang gadis yang juga makan. Seperti biasa, aku Cuma perhatikan saja. Nah, alangkah kagetnya aku waktu gadis itu berdiri dan berjalan ! “
Pertanyaan : “Mengapa?”
Jawabanku : “Dari cara berjalan-nya yang meraba-raba pinggir meja, dan tertatih-tatih, aku sadar bahwa GADIS ITU BUTA! Sejak hari itu aku TIDAK PERNAH MENGKOMPLAIN KE – TIDAK ADILAN – TUHAN MENURUT PANDANGANKU SAJA! “
Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14)