Tampilkan postingan dengan label Jawaban saya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawaban saya. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Agustus 2010

Mengapa Tuhan Tidak Adil ?

Mengapa Tuhan sering dianggap tidak adil ? Temanku rajin mempersoalkan ini.

Pertanyaan : “Coba lihat, si A itu… belum bisa bekerja sudah mendapat fasilitas yang enak dari pimpinan. Sedang si B itu,
sudah ikut perusahaan ini bertahun-tahun, eh… tidak diberi fasilitas apa-apa. Mana yang katanya TUHAN itu ADIL?”

Jawabanku : “Benar juga kalau dipandang dari sisi si A atau si B tersebut. Apalagi kalau kita lihat di dunia ini : Banyak orang yang sangat kaya, tapi banyak juga yang sa-ngat miskin. Ada keluarga yang mendambakan keturunan bertahun-tahun tidak diberi oleh Tuhan, tapi ada yang hidupnya sangat sembrono, me-ngapa memiliki banyak anak? Tapi coba kita ingat, bahwa ALLAH atau TUHAN memberikan segala sesuatu dengan merata : matahari, hujan, air, oksigen, udara, kesehatan, dan sebagainya. Semua umat manusia, siapapun juga menerima hal yang SAMA. Tapi kalau “yang khusus-khusus” seperti kau sebutkan, itu adalah KEBIJAKSANAAN-NYA yang kadang kita tidak mengerti!”

Pertanyaan : “Pernah kamu merasa TUHAN tidak adil padamu Yos?”

Jawabanku : “Sering! Dulu aku pernah komplain ke pada TUHAN, mengapa aku Cuma diberi “satu mata”. Mata kananku saja yang bisa melihat. Yang sebelah kiri tidak bisa melihat. Jadi aku selama ini Cuma pakai 1 mata saja… Aku protes ke pada TUHAN!”

Pertanyaan : “Lalu, apa jawab TUHAN?”

Jawabanku : “Suatu hari, aku makan di sebuah depot. Di depanku ada seorang gadis yang juga makan. Seperti biasa, aku Cuma perhatikan saja. Nah, alangkah kagetnya aku waktu gadis itu berdiri dan berjalan ! “

Pertanyaan : “Mengapa?”

Jawabanku : “Dari cara berjalan-nya yang meraba-raba pinggir meja, dan tertatih-tatih, aku sadar bahwa GADIS ITU BUTA! Sejak hari itu aku TIDAK PERNAH MENGKOMPLAIN KE – TIDAK ADILAN – TUHAN MENURUT PANDANGANKU SAJA! “

Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14)

Tuhan Itu Baik Atau Jahat?

Seorang teman di desaku dulu pernah bertanya :

Pertanyaan : “Apakah TUHAN itu baik atau Jahat ?”

Jawabanku : “Pasti TUHAN itu baik.”

Pertanyaan : “Mengapa ada NERAKA? Mengapa orang berdosa di hukum, kalau TUHAN itu baik.”

[Aku Berpikir sejenak, minta hikmat dari TUHAN].

Pertanyaanku : “Pemerintah itu baik atau jahat?”

Jawaban Temanku : “Baik. Mereka membuat jalan raya, jembatan, tempat ibadah, gedung sekolah, dan lain-lain.”

Pertanyaanku : “Mengapa ada PENJARA tempat menghukum orang-orang jahat?”

Jawaban Temanku (setelah juga berpikir sejenak) : “Benar juga… ya… jika tidak ada penjara, maka orang-orang jahat akan berkeliaran, tidak dihukum dan terus-terusan berbuat jahat…”

Jawabanku : “Itulah TUHAN yang kita bicarakan…”

Sungguh, Allah tidak berlaku curang, Yang Mahakuasa tidak membengkokkan keadilan. Ayub 34:12

Mengapa umat Kristen percaya SEORANG tuhan yg diangkat melalui voting pada konsiliasi Nicea..?

Pertanyaan di YAHOO ANSWER :

selamat sore domba tersesaat...
bagai mana bisa seorang tukang kayu berevolusi menjadi tuhan melalui voting..?
lebih aneh lagi, voting dimenangkan oleh suara tekecil, yaitu dari sekitar 300 suara dari 1800 pendeta yg diundang.
jangan cuma jawab "ah percuma jawabnya juga,udah dibilangin kok"
hahahahahah dasar kristen * ,semuanya malah mengalihkan topik pembicaraan.dasar minoritas banksad

Jawaban saya

Sayang sekali :

Padahal SEORANG Tuhan itu telah menolong saya :

1. Waktu saya tenggelam di sungai, puluhan tahun silam, kusebut nama-Nya, Dia menyelamatkanku.

2. Dia mendengar doa-doaku dan langsung menjawab semua PROTES yang kulayangkan kepada-Nya, mengenai ketidak adilan-Nya, ke lemah lembutan-Nya, dst.

3. Waktu saya menikah, Dia memberkati pernikahanku...

4. Dia menjawab doa kami untuk merubah hati seseorang .... (setelah 2 tahun berdoa)

5. Dia yang kusapa setiap pagi, siang, sore, malam, dan tinggal di dalam hatiku...

6. SEORANG TUHAN itu yang selalu kuingat, telah berkurban bagiku, dan aku selalu mengucap syukur dan berterima kasih atas semua kasih-Nya... sampai aku sering menangis...

7. Dia telah mengampuni dosa-dosaku yang jahat, yang kuakui kepada-Nya, sampai hari ini aku bebas dari dosa itu.

8. Dia menyertaiku saat ini : di pikiran, angan-angan, detak jantung, suara hati, kegembiraan, dukaku, dan berjuta pengalamanku.

9. Dan aku menunggu2 kedatangan-Nya yang ke dua kali....
sayang sekali....

Hak Cipta © 2010 Yahoo! Southeast Asia Pte Ltd. (Co. Reg. No. 199700735D). Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.