Tampilkan postingan dengan label Samuel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Samuel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Agustus 2010

Samuel Belum dibaptis

Beberapa teman di gereja menanyakan kepadaku :

Tanya teman-teman : “Mengapa anakmu, Samuel belum dibaptis? Bukankah teman-teman sebayanya sudah dibaptis?”

Jawabku : “Dibaptis adalah tanda pertobatan kita. Dan, aku dan istriku tidak pernah memaksa atau meng’arah’kan anakku supaya dibaptis. Itu adalah keputusannya, yang kelak akan diambilnya jika dia benar-benar mendengar suara dari Bapa Surgawi kita. . . Bukan atas dorongan kami!”

Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman. Yohanes 6:44

Anakku Melihat Merah-merah Berduri

Waktu anakku masih kecil, kira-kira 3 tahun, suatu sore dia ketakutan. Matanya tak lepas dari pintu kamar kami. Aku tanya, apa yang dilihatnya :

Pertanyaanku : “Sammy, Sammy ketakutan, melihat apa ? “ (sebab aku tidak melihat apa-apa).

Jawaban Samuel : “Merah, merah, tajam-tajam seperti duri landak… (semacam landak?)”

Kataku pada Sammy : “Samuel, usir ya, merah-merah tajam-tajam itu “DALAM NAMA TUHAN YESUS… Ya?? Usir ya? “

Anakku mengangguk, dan mungkin dia berdoa dalam hatinya, dan dia tenang kembali.

Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Yakobus 4:7

Samuel Makan Firman Tuhan

Waktu bayi, Samuel masih kecil dan merangkak. Istriku bertanya padanya :

Kata istriku : “Sammy, kita harus rajin MAKAN FIRMAN TUHAN ya?? “ (lalu istriku ke dapur meninggalkan Samuel sendirian).

Tindakan Samuel kecil : (Bergerak, merangkak. Lalu Alkitab yang terbuka itu, benar-benar dimasukkan ke mulutnya, sampai hancur beberapa halaman).

Kata istriku : “Wah… Samuel benar-benar MAKAN FIRMAN TUHAN!” (Secara FISIK!)

Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia." Yohanes 6:51

Samuel Anak Yang Sombong

Suatu hari, pas selesai kebaktian ada teman gereja menyapa anakku yang waktu itu masih kecil, digendong mamanya. Tapi anakku tidak menjawab, mungkin tidak mendengar sapaan tadi.

Komentar temanku : “Wah, SAMUEL sombong ya?? “

Jawabanku : “Tidak! Samuel TIDAK SOMBONG! Dia hanya tidak mendengar saja… “

[Kami komitmen untuk tidak MENGAMINKAN kata-kata negatif].

Bukankah telinga menguji kata-kata, seperti langit-langit mencecap makanan? Ayub 12:11