Tampilkan postingan dengan label Kemurahan Tuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kemurahan Tuhan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Juli 2010

Kemurahan Tuhan

Seorang ibu yang berusia lanjut mengajarkan kepadaku, jika seseorang memuji kita, karena ke-baikan kita (atau jasa-jasa yang sudah kita lakukan / kerjakan bagi mereka), kita harus mengatakan :

Kata Ibu aku harus mengatakan : “Kemurahan Tuhan . . . Tuhan masih mau memakai kita!”

Dia juga selalu berdoa untukku, supaya aku memiliki ke-rendahan hati! Bukan tidak ada rencana Tuhan jika ibu ini memperingatkan aku terus. Beberapa hamba Tuhan juga pernah menasehatiku (dan kuyakin memang aku begitu. . .) : “Yosafat kamu JANGAN SOMBONG … karena tu-lisanmu bagus… “ dan “Yosafat kamu JANGAN BESAR KEPALA … karena gambar yang kamu buat …”.

Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan? Roma 2:4